Ternyata Lumba-lumba Juga Spesies yang Suka Ngobat

Lumba-lumba punya sekian kemiripan dengan manusia, mulai kecerdasan, humor, kecemburuan, sampai kemampuan berbahasa. Namun, siapa yang tahu lumba-lumba juga sama dengan insan alasannya ialah suka mengonsumsi senyawa yang punya efek ibarat narkotika?

Program BBC1 bertajuk Dolphin: Spy in the Pod mengungkap bagaimana mamalia tersebut ‘ngobat’. Rekaman lumba-lumba ‘ngobat’ dibuat oleh pembuat film wacana alam liar, John Downer.

Dalam rekaman BBC, lumba-lumba ‘ngobat’ dengan memanfaatkan racun dari puffer fish. Puffer fish diketahui melepaskan senyawa racun kalau sedang dalam kondisi terancam. Senyawa racun inilah yang dimanfaatkan lumba-lumba untuk ‘mabuk’.

Puffer fish

Lumba-lumba tampak berenang di sekitar puffer fish. Kemudian, ia menyentuhkan moncongnya ke badan puffer fish dan setelah berenang beberapa lama, satwa itu tampak mengambang di bawah permukaan.

Perilaku lumba-lumba berenang di sekitar puffer fish bisa berlangsung selama 20-30 menit. Lumba-lumba memainkan puffer fish dengan lembut, tidak tampak ibarat mamalia besar yang akan memangsanya.

Pakar hewan Rob Pilley menuturkan, perilaku lumba-lumba itu gres dijumpai pertama kali. “Kami melihat lumba-lumba memegang puffer fish dengan glove, sangat lembut seakan mau menyusuinya, bukan untuk menyakiti atau membunuh,” katanya ibarat dikutip Daily Mail.

Selain pada lumba-lumba, perilaku mabuk atau sengaja ingin mengalami kondisi “trance” juga dilakukan oleh kera dan beberapa mamalia lain. Film ini menyampaikan betapa perilaku itu tidak spesial milik manusia.              

Sumber :
kompas