Penjelasan Ciri, Klasifikasi dan Peranan Echinodermata (hewan berkulit duri)

0
11
Penjelasan Ciri, Klasifikasi dan Peranan Echinodermata (hewan berkulit duri)

a. Ciriciri Echinodermata (hewan berkulit duri)

Tubuh Echinodermata radial simetris, permukaannya ditutupi oleh kulit berduri, memiliki 5 lengan tersusun radier. Celah mulutnya di bab sentral. Habitat Echinodermata di laut. Sistem pencernaannya lengkap berupa mulut, kerongkongan, lambung, usus, dan anus. 

Pergerakan dilakukan dengan pertolongan kaki ambulakral. Sistem sarafnya terdiri dari cincin oral dan talitali saraf radier. Echinodermata tidak memiliki sistem respirasi dan ekskresi yang khusus. Jenis kelaminnya terpisah. Fertilisasi hewan ini terjadi secara eksternal di dalam air.

b. Klasifikasi Echinodermata (hewan berkulit duri)

Echinodermata terdiri dari lima kelas, yaitu Asteroidea, Ophiuroidea, Echinoidea, Holothuroidea, dan Crinoidea.

1) Kelas Asteroidea (bintang laut)

Tubuh Asteroidea terdiri dari cakram sentral dengan lima lengan, sehingga disebut juga bintang laut. Tubuhnya dapat dibedakan sisi oral (sisi bawah) di mana terdapat verbal dan sisi aboral (sisi atas) di mana terdapat anus. Sisi aboral tertutup oleh duriduri dan terdapat lubang madreporit.
Contoh: Asterias forbesi, Linckia laevigata.

2) Echinoidea (landak laut)
Echinoidea memiliki bentuk badan bundar, agak pipih, tanpa lengan. Duriduri pada tubuhnya dapat digerakkan bagian pangkalnya. Di sisi oral tubuhnya terdapat tabungtabung telapak yang berfungsi untuk bergerak. Bernapas dengan branki dermal, berjumlah lima pasang. Di sisi aboral tubuhnya terdapat lima papan kapur yang disebut papan genital dan satu di antaranya merupakan madreporit.
Contoh: Diadema saxsatile, Echinothrix sp.

3) Ophiuroidea (bintang ular laut)
Ophiuroidea memiliki bentuk badan ibarat bintang laut, namun lengannya lebih panjang dan lentur. Celah mulutnya terdapat di sisi ventral, tanpa anus. Bintang ular laut hidup di selasela karang, bertahan dengan membuat liang persembunyian, dan aktif pada malam hari. Papan madreporit ada di sisi bawah tubuhnya.
Contoh: Ophiura sp

4) Holothuroidea (mentimun laut)
Holothuroidea memiliki badan lunak berbentuk seperti kantung memanjang. Dalam tubuhnya terdapat papanpapan berkapur. Mulut terdapat di ujung anterior yang dikelilingi oleh tentakel bercabangcabang, adapun anus terdapat di ujung posterior. Jenis kelamin terpisah yang jantan dan betina, namun ada yang hermaprodit. Larva mentimun laut dapat berenang bebas. 
Contoh Holothuria scabra, Thyone byereus (mentimun laut).

5) Crinoidea (leli laut)
Crinoidea memiliki bentuk badan ibarat tumbuhan, hidup melekat di suatu tempat, tapi ada juga yang dapat berpindah tempat. Tubuhnya memiliki semacam akar untuk melekatkan diri pada suatu daerah yang disebut cirri. Crinoidea yang dapat berenang bebas tidak memiliki cirri. Mulutnya terdapat di ujung tubuh, dikelilingi lengan/tentakel. Pemakan plankton yang ditangkap dengan pertolongan tentakelnya. Gonade terdapat di ujung lengannya. Hewan ini mengalami fertilisasi internal di mana zigot berkembang dalam tubuh. 
Contoh: Metacrinus sp (melekat di suatu tempat), Antedon sp (hidup bebas).


Dalam ekosistem laut hewanhewan Echinodermata sangat membantu dalam proses biodegradasi sampah organik. Potongan bangkai makhluk hidup dalam laut (detritus) sangat disukai mentimun laut sebagai sumber makanan. Dengan demikian Echinodermata merupakan “pasukan pembersih” di ekosistem laut.

Demikianlah materi Penjelasan Ciri, Klasifikasi dan Peranan Echinodermata (hewan berkulit duri) yang merupakan pembahasan terakhir dari 8 filum hewan Invertebrata, biar bermanfaat.