Memahami Duplikat Konten Dalam Seo

0
34

Apa itu Duplikat Konten ?

Duplikat konten ialah dua atau lebih konten halaman web yang mempunyai title dan deskripsi yang sama dalam sebuah blog atau situs, dalam upaya untuk mengoptimalkan SEO duplikat konten wajib dihindari, alasannya mesin pencari terutama Google dengan algoritma robotnya  pada ketika ini dan mesin pencari lainya sangat membenci yang namanya duplikat konten, alasannya mesin pencari sulit memilih mana yang harus di jadikan pola untuk dindex, dari pengertian diatas kadang muncul beberapa pertanyaan ibarat ini:
# Bagaimana bila konten sebuah blog  situs A sama dengan konten yang ada di situs B apakah sanggup disebut sebagai duplikat konten ?,
Ya, meskipun alamat situs atau blognya berbeda, ini juga sanggup disebut sebagai duplikat konten, hal ini mungkin sulit untuk di telusuri dan diperbaiki, ini terjadi alasannya adanya copy paste secara utuh tanpa adanya modifikasi oleh pihak si peniru.

Bagaimana bila ada 2 atau lebih  konten sebuah blog mempunyai title dan  deskripsinya yang berbeda satu sama lain tetapi kontennya persis sama, apakah sanggup disebut sebagai duplikat konten ?  
Ya, ini juga sanggup disebut sebagai duplikat konten, ini sanggup terjadi alasannya ada kekeliruan dalam pembuatan artikel atau si pembuat merasa malas untuk menciptakan isi artikel yang berbeda, sehingga hanya merubah title dan judulnya saja sedangkan kontennya dibiarkan sama, hal ini lebih baik dihindari

#Bagaimana bila dalam sebuah blog ada dua konten atau lebih yang mempunyai titel sama tetapi deskripsinya berbeda atau sebaliknya apakah ini sanggup disebut sebagai duplikat konten?
Untuk kasus ini terus terperinci aku belum mengetahui secara pasti, apakah ini termasuk duplikat konten atau bukan, tetapi berdasarkan saran aku lebih baik hal ibarat ini sanggup dihindari, dengan menciptakan judul dan isi konten yang berbeda satu sama lain juga adanya relevansi antara judul dan isi yang berkualitas itu akan lebih baik.

Kenapa sanggup terjadi duplikat konten ?

Duplikat konten yang terjadi duluar kontrol biasanya muncul alasannya adanya dua alamat url atau lebih dalam  sebuah blog yang mengacu pada konten yang sama, misalnya dalam paginasi, komentar blog dan arsip blog, untuk menyidik apakah dua buah konten duplikat atau tidak, sanggup diketahui dengan membaca kontennya, bila dua konten atau lebih mempunyai isi yang sama,itu  bisa disebut duplikat konten(ini untuk kasus kesamaan isi konten), atau membuka source instruksi dari konten-konten yang bersangkutan lalu cari apakah mempunyai title dan deskripsi yang sama atau tidak, bila ya, maka sanggup dipastikan kedua konten tersebut duplikat.

Contoh duplikat konten

Berikut diuraikan beberapa contoh duplikat konten:
1. Penggunakan alamat situs dengan www.  atau tanpa www,  missal http://www.contoh.com dan http://contoh.com, bila kedua alamat tersebut mengacu pada konten yang sama (“ konten yang mempunyai title dan deskripsi yang sama”), maka sanggup dipastikan kasus diatas ialah duplikat konten,
2. Paginasi halaman, misal << [1] [2] [3] >>
[1] alamat url: http://ikhsanpedia.com/daftar-posting-tahun-ini.html
[2] alamat url: http://ikhsanpedia.com/daftar-posting-tahun-ini.html?page=2&list=10
[3] alamat url: http://ikhsanpedia.com/daftar-posting-tahun-ini.html?page=3&list=10
Meskipun penulisan alamat URL-nya berbeda satu sama lain, tetapi kebanyakan untuk kasus paginasi tersebut, ke tiga alamat url diatas mengacu kepada konten yang sama (“ konten yang mempunyai title dan deskripsi yang sama”)  baik untuk page[1], [2] maupun page [3] , ini sanggup dipastikan bahwa kasus diatas ialah duplikat konten. sama halnya dengan kasus alamat-alamat  url pada komentar blog atau arsip blog. 

Bagaimana cara menghindari duplikat konten

Salah satu cara untuk menghindari duplikat konten adalah, usahakan ketika menciptakan sebuah artikel atau mengatur konten sebuah situs jangan hingga mempunyai title dan deskripsi yang sama, untuk kasus ini mungkin sanggup dihindari yaitu dengan cara lebih hati-hati ketika menciptakan sebuah konten.
menambahkan
<link href=”http://www.alamat orisinil yang dijadikan acuan”  rel=”canonical”/>
contoh kasus paginasi diatas, kita harus memilih dari ketiga alamat diatas alamat mana yang dijadikan pola dari ketiganya, Alamat yang dijadiakan pola ialah http://ikhsanpedia.com/daftar-posting-tahun-ini.html maka untuk menghindari duplikat konten, kita harus tambahkan pada tiap-tiap halaman yang dipanggil oleh  alamat url diatas link pola aslinya atau link canonical ibarat dibawah ini:
<link href=”http://ikhsanpedia.com/daftar-posting-tahun-ini.html  rel=”canonical”/> jangan lupa untuk menambahkan rel=”canonical”.
perintah diatas di masukan didalam blok <head>…</head>


Sumber http://strukturkode.blogspot.com