Langkah Sederhana Menghemat Bensin


Di tengah melambungnya harga materi bakar minyak menyerupai yang terjadi ketika ini, penghematan materi bakar pasti merupakan hal yang sangat bijaksana untuk dipertimbangkan. Sederhana. Hanya dengan menaruh perhatian pada kondisi kendaraan dan gaya berkendaraan, ternyata bisa menolong kita untuk lebih berhemat. Perhatikan tips berikut.

1. Periksalah Saringan Udara
Bagian ini kerap terlupakan dan gres dijamah ketika kendaraan beroda empat di-tune up, atau ketika penggantian oli. Padahal, pemeriksaana saringan udara dapat kita lakukan setiap ketika dengan hanya membuka kap mesin mobil. Angkatlah saringan udara, kemudian hadapkan ke arah matahari. Jika Anda tak bisa melihat sinar matahari menerobos dari sela-sela filter maka itu tandanya filter udara harus segera diganti. Saringan udara yang bersih sangat berperan pada penghematan materi bakar. Filter yang kotor menghambat fatwa udara masuk ke dalam mesin, dan kemudian marusak performa mesin, termasuk konsumsi materi bakar menjadi berlebih.

2. Periksa Tekanan Udara pada Ban
Tekanan udara pada ban umumnya kurang menjadi perhatian bagi sejumlah pengendara, padahal tekanan ban yang rendah menimbulkan mesin bekerja lebih keras dan boros materi bakar. Periksa tekanan angin pada ketika ban dalam kendaran hirau taacuh karena tekanan udara dalam keadaan ban yang panas akan lebih tinggi. Selanjutnya, pastikan pasokan udara sesuai dengan ukuran yang telah disarankan oleh parbik. Biasanya, tekanan angin, tercantum dalam buku manual atau stiker yang diletakkan di sekitar kabin pengemudi.

3. Akselerasi dengan Perhitungan
Memacu kendaraan membutuhkan perhitungan. Itulah yang disebut perhatian pada gaya mengemudi. Tekanan gas yang spontan, kemudian melambat dengan drastis terang membuat boros. Perhitungan posisi kendaraan di depan Anda, sehingga kecepatan kendaraan tetap stabil. Sekalipun harus melambat, maka perlambatan itu dilakukan dengan gradual.

4. Kembalilah ke Alam
Mungkin saran yang satu ini pun patut pula Anda pertimbangkan. Kembalilah ke alam, alias pakailah AC hanya di ketika kita membutuhkan. Buka jendela, dan coba nikmati semilir angin, dengan kendaraan yang berjalan santai. Namun, jangan salah, pada kecepatan tinggi, penggunaan AC justru bisa menghemat materi bakar karena jendela yang terbuka menciptakan hambatan pada kendaraan untuk melaju sehingga mesin bekerja lebih keras.

5. Simpan Ban dan Velk Original
Pelek dan ban gres pasti membuat kendaraan beroda empat andalan kita terlihat lebih gagah. Yang pasti, akan mempermudah pengendalian. Akan tetapi, kalau ban yang kita pilih lebih besar dari standar pabrik, permukaan yang bergesek dengan jalan pun akan lebih besar. Hasilnya resistensi perputaran ban juga berimplikasi pada materi bakar yang dikonsumsi. Jadi, kalau Anda ingin mempercantik mobil, ada baiknya pelek dan ban standar pabrik tetap disimpan. Gunakan ban dan pelek tersebut ketika akan melaksanakan perjalanan jauh, di mana efisiensi materi bakar lebih penting daripada ”gaya”.

6. Jangan Pakai Mobil
Mungkin ini tips yang paling tidak populer di dalam rubrik otomotif. Namun, faktanya, tidak menggunakan kendaraan beroda empat terang menghemat penggunaan materi bakar. Tinggal perhitungan biaya dan kebutuhan yang harus ”dikorbankan” kalau tidak menggunakan mobil. Gunakan angkutan umum, motor, atau bahkan sepeda. Ingat, jalan kaki atau sepeda terang baik untuk kesehatan dan juga kantong Anda. Jadi, cobalah bertanya pada diri sendiri setiap kali akan mengendarai mobil, ”Apakah perjalanan ini perlu saya tempuh dengan mobil?”