Kekeliruan Menuliskan Bilangan dengan Angka Romawi.

Kekeliruan Menuliskan Bilangan  dengan Angka Romawi. Tulisan ini dibuat sebab ketika ini saya sedang memeriksan peran mahasiswa pada Mata Kuliah Desain Pembelajaran Matematika I.  Mahasiswa diberikan peran untuk menyelesaikan soal-soal yang terkait dengan bilangan romawi dan pembelajarannya di SD. Pada salah satu soal pilihan ganda terdapat soal untuk menentukan lambang bilangan romawi  dari 49. Saya masih menemukan kesalahan menyerupai pada gambar berikut.

Tulisan ini dibuat sebab ketika ini saya sedang memeriksan peran mahasiswa pada Mata Kuliah Kekeliruan Menuliskan Bilangan  dengan Angka Romawi.


Salah satu kekeliruan menuliskan angka romawi untuk 49


Kekeliruan : Menuliskan angka romawi untuk bilangan desimal 10 sebanyak empat kali. Menurut aturan penulisan bilangan romawi yang benar adalah:

Penulisan angka dasar secara berturut-turut hanya berlaku untuk bilangan-bilangan satuan, sepuluhan, seratusan, seribuan dan seterusnya. Penulisan angka secara berturut-turut pada ketentuan untuk bilangan satuan, sepuluhan, seratusan, seribuan dan seterusnya hanya dibolehkan paling banyak tiga kali.


Jadi penulisan angka romawi yang benar untuk bilangan 49 yaitu bukan XXXXIX tetapi XLIX. Untuk dapat menuliskan bilangan desimal dalam angka romawi maka cara yang dilakukan yaitu menguraikan bilangan desimal dengan mempertimbangkan syarat atau aturan penulisan angka romawi. Misalnya bilangan 40 tidak boleh dituliskan sebagai 10+10+10+10 tetapi 50-10. Selain itu 9 tidak dituliskan sebagai 5+4 tetapi 10-1.Sehingga, penulisan 49 dalam angka romawi yaitu sebagai berikut.


40+9=9=4 (50-10)+(10-1)=XLIX

Kesalahan ini sebetulanya tidak boleh terjadi. Kesalahan ini terjadi sebab mahasiswa tersebut mengerjakan soal asal-asalan dan tidak membaca aturan penulisan bilangan romawi.  Dalam proses pengerjaan soal menentukan lambang bilangan romawi seperti pada gambar di atas, kita juga dapat melihat kekeliruan lain dari mahasiswa tersebut. Mahasiswa menggunakan operasi penjumlahan pada angka romawi, padahal dalam sistem numerasi romawi tidak dikenal konsep nilai tempat. Kesalahan mahasiswa tersebut yaitu menuliskan X+X+X+X+IX=XXXXIX. Penyelesaian yang benar terkait  soal di atas menyerupai yang  yang dituliskan sebelumnya. 
Semoga tulisan ini dapat dijadikan sebagai pengetahuan guru terkait cara berpikir siswa, sehingga guru dapat mengantisipasi hal ini ketika memperkenalkan sistem numerasi romawi kepada siswa. 

Hosting Unlimited Indonesia


Sumber http://www.tipsbelajarmatematika.com/