Charles Robert Darwin (1809-1882)


Charles Robert Darwin (1809-1882) yaitu seorang naturalis Inggris yang teori revolusionernya meletakkan landasan bagi teori evolusi modern dan prinsip garis keturunan yang sama (common descent) dengan mengajukan seleksi alam sebagai mekanismenya.

Charles Robert Darwin

Teori ini kini dianggap sebagai komponen integral dari ilmu biologi. Ia berbagi minatnya dalam sejarah alam dikala ia mula-mula berguru ilmu kedokteran, dan kemudian teologi, di universitas. Pengamatan biologisnya membawanya kepada kajian ihwal transmutasi spesies dan ia berbagi teorinya ihwal seleksi alam pada 1838. Karena sadar sepenuhnya bahwa orang-orang lain yang mengemukakan gagasan gagasan yang dianggap sesat menyerupai itu mengalami hukuman yang hebat, ia hanya memberikan penelitiannya ini kepada teman-teman terdekatnya. Namun, ia meneruskan penelitiannya dengan menyadari akan munculnya banyak sekali keberatan terhadap hasilnya.

Namun, pada 1858 gosip bahwa Alfred Russel Wallace juga menemukan teori serupa mendorongnya melaksanakan penerbitan bersama ihwal teori Darwin. Bukunya On the Origin of Species by Means of Natural Selection, or The Preservation of Favoured Races in the Struggle for Life (biasanya disingkat menjadi The Origin of Species) (1859) merupakan karyanya yang paling terkenal hingga sekarang. Buku ini menjelaskan evolusi melalui garis keturunan yang sama sebagai penjelasan ilmiah yang mayoritas mengenai keanekaragaman di dalam alam. Darwin diangkat menjadi Fellow of the Royal Society, melanjutkan penelitiannya, dan menulis serangkaian buku ihwal tanaman dan binatang, termasuk manusia, dan yang menonjol yaitu The Descent of Man, and Selection in Relation to Sex dan The Expression of the Emotions in Man and Animals. Bukunya yang terakhir yaitu ihwal cacing tanah.